media berbagi dan silaturahmi

  • Landasan Paradigmatik dan Epistemologis Komunikasi Pendidikan Islam

    M. Tata Taufik

    1. Mengapa Diperlukan Paradigma Baru?

    Dalam perjalanan sejarah peradaban, manusia berulang kali menyaksikan lahirnya anomali, yaitu keadaan ketika pengetahuan atau keyakinan yang selama ini dianggap benar kemudian digantikan oleh pengetahuan baru yang lebih mampu menjelaskan realitas. Pergeseran semacam … Read more

    Learn More
  • Transformasi Nilai Menuju Abad Kedua Gontor: Tradisi Inovasi Metodologi Pendidikan Pesantren

    M. Tata Taufik

    Seratus tahun perjalanan Pondok Modern Darussalam Gontor (1926-2026) bukan sekadar penanda usia sebuah lembaga pendidikan. Satu abad adalah bukti bahwa sebuah sistem pendidikan mampu melampaui perubahan zaman tanpa kehilangan jati dirinya. Gontor tidak lahir sebagai museum tradisi, … Read more

    Learn More

ide baik itu perlu perjuangan

Komunikasi yang bersifat “Mendidik”

6. Komunikasi Empatik (Humanisasi Pendidikan):

Empatik secara bahasa the ability to understand and share the feelings of another artinya kemampuan memahami perasaan orang lain. Ketika dihubungkan dengan komunikasi, Rogers mendefinisikan Komunikasi Empatik sebagai kemampuan untuk masuk ke dalam dunia persepsi … Read more

Komunikasi yang bersifat “Mendidik”

4. Pemilihan Diksi, Theology of Diction:

Komunikasi yang mendidik juga sangat ditentukan oleh ketelitian memilih diksi (kata) yang digunakan. Al-Qur’an telah memberikan preseden abadi saat memerintahkan perubahan kata Rā‘inā dengan kata Unẓurnā.  Istilah Rā‘inā dan Unẓurnā ini terdapat dalam … Read more

Familial Approach (7) Komunikasi yang Bersifat “Mendidik.”

Komunikasi yang Bersifat “Mendidik.”

      Penulis “Mindset: The New Psychology of Success” Carol Dweck, mengawali Chapter 7 Parents, Teachers, and  Coaches: Where Do Minsdsets Come From? Ia menulis:

      Tidak ada orang tua yang berpikir, “Saya bertanya-tanya apa … Read more

Pelajaran dari KH Hamam Dja’far

Sebagai bahan refleksi, kita simak kisah yang diceritakan sendiri oleh KH Hamam Ja’far dari Pondok Pabelan. Beliau bercerita, suatu saat beliau ditanya oleh Sudomo (Menko Polkam waktu itu) pertanyaannya sederhana: Apa perbedaan antara Gus Dur (Abdurrahman Wahid) dan Cak Nur … Read more